MEMAHAMI EPOKSI LEBIH DALAM

Sebelum menggunakan lem epoxy maka sebaiknya ketahui apa yang dimaksud dengan lem yang satu ini. Lem ini adalah salah satu bahan perekat yang serbaguna dan bisa dipakai untuk merekatkan berbagai jenis obyek. Adapun obyek yang bisa direkatkan memakai lem ini antara lain logam, pecahan kaca maupun aluminium. Lem ini memiliki karakteristik yang tahan panas maupun beragam zat kimia. Lem ini didesain dengan warna yang solid maupun transparan serta lebih cepat kering dan lambat kering. Untuk pengeringan lem dilakukan pada kondisi suhu ruangan. Namun ada juga dari jenis lem ini yang harus dikeringkan menggunakan sinar ultravioler.

Selain itu lem ini juga terdiri dari dua jenis yaitu lem bening dan lem standar. Untuk lem yang bening biasanya dipakai untuk memperbaiki obyek ringan misalnya pecahan keramik atau gelas. Sedangkan untuk jenis lem standar biasanya dipakai untuk memperbaiki obyek yang keras. Setelah memahami mengenai lem dari epoxy ini, selanjutnya anda perlu tahu fungsi dari lem ini. Sesuai dengan fungsinya, lem ini memang bisa dipakai untuk merekatkan berbagai jenis bahan termasuk salah satunya furniture. Pemakaian lem untuk furniture biasanya digunakan untuk memperbaiki furniture. Cara memperbaiki furniture memakai lem ini juga begitu mudah yaitu cukup menghubungkan rangkaian atau kerangkan dari furniture yang patah. Tambahkan lem pada kerangka tersebut maka furniture bisa dipersatukan kembali.

Selain dipakai untuk memperbaiki furniture, lem epoxy juga bisa dipakai untuk menghubungkan benda yang terbuat dari logam. Bila anda memiliki benda dari logam yang rusak dan membutuhkan reparasi maka lem ini sangatlah membantu. Jenis logam yang bisa direkatkan menggunakan lem ini misalnya aluminium dan besi. Selama ini jika barang kesayangan anda yang terbuat dari logam ternyata patah atau rusak maka bisa diperbaiki utuh kembali cukup memakai lem ini saja.

Supaya penggunaan lem tersebut bisa merekat dengan kuat maka terdapat beberapa tips yang bisa anda terapkan antara lain sebagai berikut.

·         Pastikan bahan yang akan direkatkan menggunakan lem ini sudah dalam kondisi kering serta tidak terdapat rongga diantara dua bagian bahan tersebut. Karena jika media yang akan direkatkan dalam kondisi basah maka akan mempersulit proses perekatan.

·         Campurkanlah resin dan hardener menggunakan perbandingan 1:1 agar hasilnya benar-benar merekat sempurna.

·         Campurkan dua bahan tersebut secara merata atau sampai campuran lem ini berwarna putih menyerupai susu dan biasanya dicampur selama 3 menit.

·         Kemudian diamkan sebentar dan sambil menunggu anda bisa membersihkan dua bagian benda yang akan direkatkan tersebut. Pastikan kedua benda bebas dari debu, kotoran, minyak, air dan lain-lain.

·         Tekanlah dengan kuat kayu yang akan direkatkan atau dapat dilakukan dengan dipress. Cara ini dilakukan supaya perekatan lebih kuat dan sempurna dengan begitu tidak ada lagi karak atau rongga yang besar dari kedua bagian benda tersebut.

·         Biarkan mengering dua benda yang sudah direkatkan tersebut dengan meletakkan pada suhu ruangan. Janganlah terpapar sinar matahari secara langsung minimal 4 jam sebelum direkatkan menggunakan lem. Selain itu lem yang sudah dicampurkan harus segera dipakai dan jangan melebihi 1 jam karena lama kelamaan akan mengeras dan membeku. Setelah benda merekat dan kering sebaiknya diamkan selama semalaman agar benar-benar rekat sempurna.

Jika ada pertanyaan lebih lanjut mengenai lem dan adhesive, silakan kontak saya ke nomor whatsapp 081513515678 (Ridho Muhtadi) atau hubungi PT Gilang Lemindo Sejahtera. PT Gilang Lemindo Sejahtera adalah perusahaan spesialis di bidang adhesive dsn coating, hasil karya anak Indonesia. Anda bisa mengirimkan sampel produk ke sana untuk diteliti lebih lanjut. Silakan kunjungi www.gilanglemindobandung.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *